Senin, 27 Agustus 2018

Menyampaikan nilai kebaikan melalui Fabel


\


Judul  Buku : Kisah Indah dari Padang Rumput
            Penulis : Shabrina Ws.
            Penerbit : Bintang Kelas, Surakarta
            Cetakan : Maret, 2018
            Tebal buku : 160 hlm
            ISBN : 978-602-51135-0-5          

                Gazelle dan keluarganya  tinggal di Padang Rumput Serengiti, Tanzania, Afrika.
                Bertahun tahun para penghuni Padang Rumput Serengiti hidu damai. Mereka juga punya kebiasaan membagikan beberapa makanan untuk kelompok Gnu. Para Gnu lewat saat bermigrasi pada musim kering
                Biasanya, ibu Gazelle menyiapkan sepetak ladang khusus untuk tamu mereka. Ibu Gazella juga sangat sibuk jika menyambut rombongan Gnu
                Keadaan mulai berubah ketika ibu Gazelle meninggal. Musim kemaru yang panjang membuat persedian makanan keluarga Gazelle semakin menipis
                Suatu hari, rombongan Gnu pertama lewat. Gazelle ingin sekali memberi makanan seperti yang selalu dilakukan ibu Gazelle. Tapi karena persedian makanan keluarga Gazelle yang menipis membuat saudara saudara Gazelle melarang Gazelle membantu rombongan Gnu. Dengan terpaksa Gazelle meminta maaf kepada rombongan pertama Gnu yang lewat karena tidak bisa memberi makanan seperti biasanya
                Malam harinya Gazelle tidak bisa tidur. Gazelle ingat, ibunya pernah bercerita tentang seorang yang membagikan makanan untuk tamunya. Namun, makanan itu tidak berkurang justru bertambah. Bagaimana kisah selanjutnya?
                Kisah Indah selain memuat cerita berjudul Gazelle dan Pucuk Daun Segar, ada banyak kisah kisah dari negeri padang rumput seperti, Kiang Ladakh dan Puisinya, Babun Zaetun yang Bingung, Keledai dan Usahanya, Singa Tua, Landak dan Bunga Saguaro dan kisah kisah lainnya yang tak kalah menarik.
                Kumpulan kisah binatang ini ditulis dengan bahasa yang indah namun mudah dipahami pembaca, termasuk pembaca anak.
                Kelebihan lain buku ini, kisah kisahnya menyentuh hati, ilustrasinya menawan, dilengkapi kolom Fakta Unik plus lembar aktivitas  untuk mewarnai dan lainnya
                Catatan saya, andai lembar aktivitasnya di sisipkan di setiap cerita bukan di halaman halaman terakhir, buku ini akan lebih menarik karena pada dasarnya semua anak anak adalah aktif.
                Terakhir, Fabel sangat efektif menyampaikan nilai nilai kebaikan seperti mengatasi ketakutan, rasa benci, kegagalan hingga rasa kehilangan seperti kisah kisah yang ada pada buku ini. Selamat membaca
               
            Peresensi : Sutono Adiwerna, penulis lepas, Ketua FLP Cabang Tegal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FLP 23 Tahun

FLP 23 tahun Menulis adalah berjuang ( HTR ) 2006, saat pertama ingin jadi penulis dan gabung FLP Cab Tegal, saya terbilang modal neka...