Sabtu, 17 Agustus 2019

Tentang Bumi Manusia

3 Jam bersama Bumi Manusia

Di hari kemerdekaan saya memutuskan untuk menonton Bumi Manusia. Sebelum ke Tegal, saya gogling jam yang aman, jam yg terutama tidak mengganggu salat. Cek di GMC, Transmart, dan CGV pasifik. Nah yg aman adalah di pasific jam 12.30. why? Karena bocorannya 3 jam.. film terpanjang, bersaing dengan filmnya Arifin C Nor, film G 30 S. 😀

Karena hari kemerdekaan, ketika film belum dimulai, penonton yg full seat diminta berdiri menyanyikan Indonesia Raya.. Alhamdulillah

Film dibuka dengan suara berat, khas Om Iwan fals..kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati, air matanya berlinang, mas intan yg terkenang

Usai suara Om Iwan, giliran Iqbal alias Minke bernarasi. Gila, Iqbal yang menurutku jawa banget..

Menit menit pertama, datar apalagi pas Minke bangun kesiangan hingga tiba di rumah Annelis.

Beruntung, selanjutnya menurut saya adegan adegan selanjutnya greget. Dari mulai Minke dipecut ayahnya ( doni damara ), minke minta maaf sama ibunya ( ayu laksmi ) dll. Yg paling menguras emosi tentu saja drama di pengadilannya ( satu tentang pembunuhan ayah anne, satunya hak perwalian anne )

Jujur, baru baca karya Eyang Pram yg Cerita dari Blora waktu SMA dan Calon Arang. You know? Di rumah, saya ngoleksi hmpir 700 buku tapi gak ada yg punya eyang pram..terlalu ya?

Hal ini menguntungkan saya sehingga bisa nonton dengan nyaman. Setting, kolosalnya megah banget. Bravo mas hanung🙏

Akting Si Dewi Selebriti ( ketahuan umurnya ) Ine Febrianti menurut saya juara banget. Iqbal yg berada dibayang bayang Dilan, juga lumayan berhasil paling suka waktu Minke minta maaf sama ibunya ketika pertama kali pulang ke rumah.

Ohya menurut saya lagi, Iqbal brilian dia bisa bahasa Belanda, Basa Jawa, Bahasa Inggris dalam satu film

Pesan pesan di film yg mungkin tak sempurna bagi sebagian orang, buanyak banget. Yg paling mengesankan, Berbahagialah orang yg hidup dari keringatnya sendiri, satu satunya senjata adalah pena, saya harus mengisinya dengan tinta darah dll

Film ini 3 jam puncak konfliknya berkali kali.Terakhir, semua penonton pulang hingga kridit title yg diiringi om iwan, once dan novelis fiersa besari. Satu lagi, meski yg nonton banyak abg abg nya tapi mereka gak brisik neriakin iqbaaaalll. Penonton tegal keren pokoke😀😁

Selasa, 23 Juli 2019

Obituari

Maafkan saya Lik
( Inmemoriam )

Jam 1 siang ketika hendak ke masjid. Ceklek tiba tiba sepada saya tidak bisa dikayuh, as nya kena. Saya pun memanggul sepeda, mencari bengkel terdekat, setelah duhuran di masjid trasa. Ketika, sampai di bengkel, adikku telpon, Lik Rijah telah tiada😢😢

Setelah sedikit drama, sepeda bisa dipakai, saya pun pulang.

Jam 4 sore saya ke rumah duka. Alhamdulillah, fine fine saja ikut mengangkat jenazah menuju pemandian, ikut salat, hingga mengangkat menuju pemakaman. Saya pun fine fine saja

Mataku mulai mengembun ketika jenazah sudah dimakamkan dan pecah ketetika salat magrib. Ingat kebaikan kebaikan adik bapak saya ini ketika saya kecil.

Maafkan saya Lik, jika selama ini gak pernah ngasih apa2 kecuali sedikit uang kalau lebaran atau kalau sedang ingat😢😢

Maafkan saya Lik, hanya doa  yang bisa panjatkan serta ikut mengantarkan ke peristirahatan terakhir.. afatiha..

Jumat, 19 Juli 2019

Selamat Jalan Mas Wendo..

Saya kecil apal banget nama beliau. ACI, Imung, Keluarga Cemara, Menghitung Hari. Juga tabloid tabloid yang beliau kelola. Ketika berusaha menapaki jalan yang sama dengan beliau, saya ketemu, tahu, mendengar orang orang besar yg terinspirasi oleh beliau. Sedikit yg saya tahu, Hilman, Golagong, Leila S Khudori, dan muasih buanyak lagi. 3 nama diatas, juga menginspirasi penulis demi penulis yang sekarang besar. Hilman - Lupus, Gong - Balada Si Roy, Leila dengan Dunia Tanpa Koma nya.

Selamat Jalan Arswendo Atmowiloto, Selamat pulang di tempat yang abadi.

Kamis, 04 Juli 2019

Buku Terbaru Saya

Tuntunan Lengkap Salat untuk Anak berisi tuntunan lengkap salat lima waktu untuk anak mulai dari tata cara wudu, urutan salat, sampai hal hal yang membatalkan salat

Dilengkapi ilustrasi adegan wudu, salat, cerita hikmah, dan kalender praktik selama 30 hari, sehingga anak lebih asik dalam belajar. Selain itu, lampiran permainan ular tangga di dalam buku ini bisa anak mainkan bersama teman temannya. Praktikan salat dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunnya. Minta arahan ayah dan bunda jika kamu menemui kesulitan.

Selamat praktik

Tebal buku : 40 hal full warna, ilustrasi kece

Harga : 50rb

Yang mau order, silahkan. Atau bisa dapatkan di gramedia terdekat ya

Rabu, 12 Juni 2019

R.I.P Robby Sugara

R.I.P Robby Sugara

Jaman kecil, kalau malam minggu begadang nunggu film cerita akhir pekan di rumah tetangga😀 selain Si Pitung, Rhoma film cerita yg diputar biasanya film th 70an dan 80an. Biasanya bintang utamanya Om Roy Martin, Bu Yeni Rachman, Yatie Octavia, Dories Calebeut ( susah nulisnya 😁) dan Om Robby yg berdasar koran yg saya baca tergabung dlm the big five. ( Hobi kecil saya ngemati kridit titel film jadi agak apal artis jadul. Kalau sekarang nyerah 😀)

Era digital, jika kangen film film TVRI, biasanya nonton via youtube. Menurutku, Om Robby paling pas dipasangin dengan Suzana, dan Tanti Yoshepa 

Hari ini di beranda selain update politik, beberapa berita meninggalnya Om Robby. Selamat jalan Om, karyamu di hati

NB : foto sumber dari internet 

Minggu, 02 Juni 2019

Selamat Jalan Ibu Ani Yudhoyono

Assalamualaikum teman - teman pembaca Jejak Pena? semoga senantiasa dalam lindungan Allah ya. Aamiin

Kita, negara Indonesia baru saja kehilangan ibu negara Presiden ke 6 Ibu Ani Yudhoyono yang wafat karena mengidap kanker darah

Yah Ibu Ani selain dikenal sebagai firs lady, semasa Pak SBY menjabat, beliau mendirikan rumah pintar, mobil pintar yang berisi bermacam buku baik fisik maupun digital untuk dibaca masyarakat luas beliau juga sering mengkampanyaken ASI ekslusif dan kebaikan demi kebaikan lainnya. Selai itu, beliau juga dikenal dekat dengan keluarga juga dengan menantunya ( Aya dan Anisa )

Sedikit kenangan, pas Pak SBY ke Kab Tegal, kebetulan saya yang punya lapak koran di pinggir jalan yang dilalui mobil R1. Ketika itu, saya sangat bahagia karena bisa melihat beliau melambaikan tangan, dengan senyum berwibawanya dari jendela mobil hitam yang melaju perlahan

Bu Ani, selamat jalan semoga khusnul khotimah. Alfatiha


Segini dulu ya teman - teman Jejak Pena, semoga lain kali bisa nulis lagi.


By By


obituari

Kamis, 23 Mei 2019

Ustad Arifin Ilham dalam Kenangan

Ketika negeri ini beduka paska kerusuhan 22 mei 2019, kini kembali berduka. Ya Ustadz Arifin Ilham wafat setelah akibat penyakit kanker yang beliau derita

Tentang beliau, saya punya kenangan sendiri. Beberapa tahun lalu, ulama yang dikenal ahli zikir ini, beberapakali berkunjung ke kota tempat saya tinggal Kabupaten Tegal. Alhamdulillah saya kebetulan hadir di acara pengajian dan zikir akbar tersebut. Pertama di Margasari di sebuah ponpes, kedua di kampus STAIBN. Kalau yang di Margasari, pas acara hujan lebat. Tapi jamaah tak ada satu pun yang menepi justeru meringsek ke dekat panggung tempat beliau akan menyampaikan tausiah. Kata - kata yang saya ingat, Hujan itu rahmat jadi jangan malah lari menepi. Yang di STAIBN saya berhasil bersalaman dan meminta tanda tangan di buku beliau.


Gurunda, banyak doa dan cinta untukmu. Alfatiha..

Foto : internet

Berita duka cita

Selasa, 07 Mei 2019

Diary Ramadan hari ke 2

Ramadan, kenangan dan kehilangan
Oleh Sutono Suto

Setiap ramadan, entah mengapa saya selalu ingat orang orang yg telah mendahui pergi menghadap illah

1. Saya ingat dua ibuku. Mak Niti dan Mak Darkimah.
2. Saya ingat Wa Sirah dan Wa Kasnuri. Dulu waktu kecil, kalau buka atau sahur suka diberi makanan yg menurut saya kecil, adalah mewah. Puasa bagi saya gak istimewa seperti anak anak jaman now yg diiming imingi makanan nan melimpah saat sahur dan buka. Sahur biasanya nasi dingin sisa semalam😅 btw, dari sini saya belajar kata MEMBERI
3. Saya ingat Nyi Riyah, adik nenekku jelang meninggal kalau bulan puasa senang duduk di rusbang bangku kami. Waktu muda, dia rajin puasa tapi sebelum meninggal kalau bulan puasa suka minta es lilin sama kami
4. Saya ingat Lik Darsini, dulu almarhumah kalau puasa jualan kembang temu kering dan gempol yg enaknya sedunia saya juga waktu kecil sering ngrewangi bikin kembang temu atau nyelipin beras jadi tepung nanti imbalannya uang atau kmbang temu pas sahur
5. Saya ingat Wa Sumrah, Wa Kusmi, Nyi Sumi tetangga tetangga yg suka ngulurin tangan jika saya kecil nangis😂 ndak punya uang jajan
6. Saya ingat Yu Idah, lik daisah
7. Saya Kimah, Wa Riyah, Yu Kamsah, Wa Sumi kalau ramadan seperti ini mereka beli sesuatu yg has di warung kami. Wa Kimah, Wa Riyah suka beli sari supa ( maksudnya sari puspa, sofel )Yu Kamsah yg beli andalannya fresh care, minyak angin etc

Ramadan, kenangan dan kehilangan

#DiariRamadan2

Jumat, 19 April 2019

Mari Sudahi Gaduh ini

Banyak yang berharap setelah tanggal 17 april suhu politik tanah air yang berbulan - bulan memanas akan kembali adem tidak bercerai berai. Nyatanya? sampai sekarang di sosial media masih saja saling debat, saling mengatai cebong - kampret. Huuuh ( menarik napas panjang )

Ketika rilis resmi KPU muncul akankah kita bisa bersatu kembali setelah bercerai berai, berkubu - kubu , saling serang serang, saling hujat, saling fitnah? nyatanya dari 2014 sd sekarang kita terutama di media sosial tetap saja terbelah - belah

Ah, semoga umur saya sampai di tahun 2024 mungkin kontestan Capres, Cawapresnya lebih bergigi, lebih berliterasi dibanding sekarang. Di tahun itu nanti ada Pak Ganjar, Kang Emil, AHY, Bu Risma, Bu Sri Mulyani, atau Bang Sandi dan Pak Anies lagi. Yang mungkin lebih menjanjikan tidak menjebak kita ke isu itu - itu saja yang bergulir sedari pilpres 2014

Senin, 15 April 2019

Jejak Menulis


24 januari 2010 bakda subuh saya keluar rumah menuju terminal Slawi tempat janjian saya dan teman teman FLP Tegal untuk bertolak ke Purwokerto

Jujur kala itu aras arasen berangkat karena waktu itu ibuk sakit, terus saya saben pagi punya jadwal antri beli sarapan dll😁😁

Setelah sedikit drama, akhirnya saya dan teman sampai di Purwokerto. Pertama ketemu Mba Asma Nadia th 2009 pas munas FLP di Solo, tapi bener bener belajar nulis dengan penulis serial Aisyah Putri ini ya di Purwokerto ini. Selain dapat ilmu, rombongan dari Tegal rata rata membawa doorprize dari panitia karena kami interaktif baik dengan pemateri satu maupun dua ( Asma )

Di sesi akhir Mba Asma menantang para peserta nulis cerpen di media dan yg dimuat akan dikirimi sepaket buku. Alhamdulillah beberapa bulan setelah acara itu cerpen saya dimuat di tabloid Cempaka ( almh )😓😓

Setelah beberapakaki menghubungi, saya surpraise dapat buanyak buku dari ANPH beberapa malah buku incaran yg waktu itu untuk bisa beli buku masih seringnya di kios majalah bekas di Banjaran..

2019, walau masih tertatih, kini sudah nulis puluhan cerita di media massa ( lokal, nasional ) kalau mau jadi penulis banyak baca, menulis dan jangan lelah usaha

Jumat, 12 April 2019

Menjelang Pilpres 17 April

Kejutan demi kejutan datang dari paslon 01 maupun 01. Dari mulai jumlah kampanye, dukung mendukung, isu isu untuk saring serang lawan demikian gempita. Kalau ada yang merasa jengah bersabarlah. Kalau ingin mengomentari sesuatu yang pro dan kontra, hati hatilah dan yang paling penting, berdoalah agar pemilu tahun ini berjalan tanpa kendala, huru hara dan keputusan KPU nantinya bisa diterima dengan legawa siapapun nantinya yang jadi juaranya..ok?


Tentang Bumi Manusia

3 Jam bersama Bumi Manusia Di hari kemerdekaan saya memutuskan untuk menonton Bumi Manusia. Sebelum ke Tegal, saya gogling jam yang aman, ...