Selasa, 21 Agustus 2018

Inmemoriam Lik Darsini

Empat hari yang lalu, seolah ada yang menggerakan kaki saya untuk menjenguk Lik Darsini yang sudah sakit cukup lama. Ketika sampai di sana, Lik Darsini yang katanya matanya memejam seharian, pas saya nengok, mata beliau terjaga

" Lik Wis Mending ? " sapa saya
"Wis. Mene pejeti oh " Lik Darsini yang sudah berusia 67 tahun suaranya pas saya tengok masih jelas intonasinya
" pejeti apane ? " tanya saya
" sikili No "
Saya pun memijiti kaki beliau yang sudah tertutup rapat kain batik. Baru beberapa menit, beliau mendengkur halus. Saya meninggalkan beliau dengan berjingkat. Takut mengganggu tidurnya

Sehari sebelum dibawa ke RS, saya sempat menengok beliau lagi. Matanya memejam tapi napasnya masih memburu

Hari ini, Lik Darsini menghadap Illahi dengan tenang. Yang layat, takziah dan mengirim doa cukup banyak

Saya kecil banyak berhutang dengan keluarga beliau. Kadang saya kecil numpang mandi, numpang nyuci seragam sekolah, numpang nonton tivi, pinjem majalah MOP milik Mas Ii ( anak kedua Lik Darsini ) biasanya sambil membantu membuat kembang temu dan gempol

Allah, ampuni dosa Lik Darsin semasa hidup dan lapangkanlah jalan yang menuju-Mu. Amiin

Tegal, 17 agustus 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FLP 23 Tahun

FLP 23 tahun Menulis adalah berjuang ( HTR ) 2006, saat pertama ingin jadi penulis dan gabung FLP Cab Tegal, saya terbilang modal neka...