Menulis untuk berbagi. Menulis yang ingin ditulis

Total Tayangan Halaman

Sabtu, 19 November 2016

Cinta Sejati Laki-laki Biasa

                Judul Buku : Cinta Laki-Laki Biasa
            Pengarang : Asma Nadia dkk
            Penerbit : Asma Nadia Publishing House, Depok
            Cetakan Pertama : Juni 2016
            ISBN : 978-602-9055-45-0

                Saat Nania memutuskan bersedia dipersunting Rafli, bertubi-tubi keluarga dan teman-temannya berusaha mengubah keputusan gadis cantik itu
                Betapa tidak? Nania hampir punya segalanya. Wajah yang cantik, cerdas, terpelajar dan berasal dari keluarga yang kaya raya. Sedang Rafli? Hanya laki laki biasa tidak seperti dokter Tio yang lulusan kampus terbaik di Jerman, memiliki rupa dan penampilan seperti model
                Nania kukuh dengan keputusannya menikah dengan Rafli, lelaki biasa, dari keluarga biasa, wajah biasa dengan pekerjaan dan juga gaji yang  amat biasa.
                Hingga bilangan tahun ke 10, teman-teman dan keluarganya masih menyayangkan keputusan Nania menikahi Rafli dan Nania tetap bertahan.
                Badai datang saat Nania mengandung anak ketiganya.
                Saat hendak melahirkan, kandungan Nania bermasalah. Memang bayi Nania lahir sehat dan selamat tetapi Nania koma, tak siuman hingga seminggu lebih lamanya yang menyebabkan tubuh Nania tak lagi sempurna. Bagaimana kisah selanjutnya?
                Cinta Laki Laki Biasa, merangkum 18 cerpen karya pemenang lomba Cinta Dalam Aksara yang diikuti kurang lebih 5000 penulis cerpen.
                Selain cerpen Cinta Laki Laki Biasa yang memikat karena  alur dan konfliknya terjaga  karya Asma Nadia, ada banyak cerita romantis dan inspiratif di dalamnya seperti, cerpen bertajuk  Suatu Senja di Alun alun Kota ( Sutono Adiwerna ) , Lirih ( Wiwik Waluyo ), Badrun Ingin Menjadi Batu ( Seto Permada )  Batu Cinta (  Yus R Ismail  ), Telor Dadar  ( Dita HC ), 30 Menit  ( Isa Alamsyah ) dan lain lainnya.
                Kelebihan lainnya,  buku ini dibumbui kutipan indah, kaver dan layout buku yang memikat. Terakhir tak ada gading yang tak retak pasti cerpen-cerpen di buku ini ada satu, dua yang  kurang dari sempurna. Tapi, semoga menumbuhkan semangat akan cinta sejati dan melarutkannya dalam doa-doa. Selamat membaca


                Penulis Resensi : Sutono

            Pekerjaan : Penulis lepas, Guru eskul jurnalistik dan aktivis Rumah Baca di Kab Tegal

NB. Resensi ini, dimuat di Harian Kedaulatan Rakyat, 19 Nov 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar