Menulis untuk berbagi. Menulis yang ingin ditulis

Total Tayangan Halaman

Rabu, 23 Agustus 2017

Suatu Siang di Famuba Mutu

Saya sampai di SMK Famuba jam 13.30. Saya tersentak kaget karena karena sekolah sudah sepi. Saya pun mencoba menghubungi Rizqi Nashrul Haq tapi tak tersambung. Titik terang muncul ketika saya mencoba inbok FB Pranita Irma Indriani oalah ternyata tempatnya di SMP Muhammadiyah Lebaksiu yang tak jauh dari Famuba. Singkat kata, saya sampai di perpustakaan SMK Famuba ( tempatnya di SMP Muhammadiyah Lebaksiu ) di sana sudah ada Bu Ais Rahmatika selaku salah satu pembina GLS ( gerakan literasi sekolah ) yang ternyata murid menulisnya mas Heru Kurniawan di Wadas Kelir, teman baiknya mba Mulasih Tary ( bumi bulat ternyata ) Ana Widiawati dll. Setelah berkenalan sebentar, saya langsung share tentang manfaat menulis dan tips memukan ide. Karena kepenulisan saya yang belum seberapa, saya lebih banyak cerita tentang penulis penulis hebat/besar semacam Teh Pipiet Senja, Mas Gola Gong, Mba Asma Nadia, Raditya Dika, Andrea Hirata sampai mba Sinta Yudisia dan mas Ali Muakhir. Di sesi tips menemukan ide, saya ngutip di bukunya mba Veronica Widyastuti rahasiah sebuah cerita. Setelah dua sesi tersebut, sesi menulis langsung. Tak kurang dari 20 menit anak-anak GLS sudah bisa menulis satu cerita ( duh padahal saya cerpen selesai bisa berminggu-berbulan bahkan ada yang setahun belum selesai ( buka rahasia. haha ). Alung atau Rizqi, menulis tentang pemuda yang demi merubah hidup menjadi karyawan/tenaga serabutan sama pemilik penyewaan layos atau deklik untuk hajatan ( keren ) dan lainnya menulis cerita dari Strategi 3 Kata yang saya terapkan dari bukunya A.S Laksana..Tak terasa adzan ashar berkumandang, Alhamdulillah bisa melihat remaja-remaja yang mau belajar menulis dengan tekun


Tidak ada komentar:

Posting Komentar