Menulis untuk berbagi. Menulis yang ingin ditulis

Total Tayangan Halaman

Selasa, 09 Agustus 2016

The Power Of Sutono

Judul Buku      : KEMUNING
Penulis               : Sutono Adiwerna
Penerbit                : Puput Happy Publishing
Cetakan                : Cetakan Pertama, November  2013
Isi                         : iv + 100 Halaman; 13 x 19 cm
ISBN                   : 978-602-7806-25-2
Harga                   : Rp 26.000,-



“Kalau kau melintas di Karanganyar, tepatnya tiga kilometer dari gerbang perbatasan antara kota dan kabupaten Tegal, dan engkau mendapati seorang perempuan dengan tubuh ramping berwajah ayu yang tak henti memaki pengguna jalan yang melintas, bisa jadi yang kau jumpai itu Kemuning.”
Penggalan di atas adalah salah satu cerpen karya Sutono Adiwerna yang berjudul Kemuning. Seorang wanita cantik yang bekerja sebagai pelayan warung lesehan. Dilema karena harus memilih diantara dua laki-laki yang memperebutkannya.
Cerpen Kemuning ini adalah cerpen yang sangat nikmat dibaca. Disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan komunikatif, sehingga pembaca merasa tidak berat untuk membacanya dan tidak perlu mencari kosa kata baru karena bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sehari-hari dipakai dalam bahasa Indonesia.
Latar tempat dalam cerita ini juga digambarkan secara jelas dalam setiap paragraf dan dialog antar tokoh. Terkadang juga Sutono menyertakan bahasa-bahasa daerah seperti tinimbang, jompleng, dan manut. Hal tersebut mendukung latar warung lesehan dengan nuansa Jawa. Sehingga latar yang digambarkan penulis tersampaikan dengan kalimat-kalimat yang ditulisnya.
Namun, akhir cerita dari cerpen ini tidak begitu memuaskan. Bad ending yang menjadi akhir dari cerpen tentunya tidak terlalu diharapkan oleh para pembaca. Terdapat juga paragraf yang memiliki kesamaan kalimat membuat bingung orang yang pertama kali membacanya. Tidak berbeda dengan cerpen Parmin Ingin Naik Haji yang juga ditulis Sutono, memiliki ending dan gaya penulisan yang sama sehingga cerpen-cerpennya mudah ditebak.
Terlepas dari itu semua, cerpen ini sangat bagus dibaca untuk remaja terutama untuk kalangan SMP dan SMA. Terlebih sangat bagus menjadi referensi dalam menulis cerpen.

Resensor : Noval Fariz Mutaqien , Kelas 12 SMA Terpadu Al-Qudwah, Lebak Jawa Barat 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar