Menulis untuk berbagi. Menulis yang ingin ditulis

Total Tayangan Halaman

Senin, 27 Oktober 2014

Cinta untuk Gea ( IRC 22 )


Judul Buku : JIka Cinta Dia
Pengarang : Koko Ferdie
Penerbit : Eazy Book, Yogyakarta
Tahun Terbit : Juni 2014
Tebal : 180 halaman
Harga : Rp.35.000
ISBN : (13) 978-602-7702-29-5

Kejarlah apa yang memang hatimu yakini ( halaman 170 )
                Diam-diam Gea menaruh hati pada Andro. Gea bahkan selalu menunggu senyum Andro ketika mengobrol di kantin bersama teman-temannya, selalu berada di barisan depan ketika ada acara pensi yang menampilkan Star Band – grupband milik Andro- di Sekolah. Selalu menunggu moment dimana Andro memasukan bola basket  ke dalam ring.
                Sayangnya karena wajahnya dekil, berkacamata tebal, berbehel sehingga lima kali Gea mengirim surat ke kakak kelasnya itu dan kelimanya tak berbalas.
                Suatu hari saat hendak ke sekolah, sepeda pink elektrik yang Gea pakai ditubruk sebuah motor yang menyebabkan bajunya kotor karena masuk kubangan. Sialnya Defan, demikian nama cowok itu dengan enaknya meninggalkan dirinya. Gea makin sebal dengan Defan karena akibat insiden tersebut ia dihukum gurunya membersihkan toilet. Beruntung saat membersihkan toilet Gea bersitatap dengan mata Andro si Mr Charmingnya.
                Meski memiliki wajah buruk rupa, Gea mempunya sepasang mata indah. Mata yang mengingatkan Defan juga Andro pada sosok gadis bernama Devia.
                Bagaimana kisah selanjutnya? Siapa sih Devia? Dengan siapakah Gea akhirnya jadian?
                Jika Cinta Dia ditulis dengan bahasa yang mengalir dan enak dibaca. Di novel ini terdapat quote-quote yang indah. Salah satu misalnya, Bila hati sanggup berbicara, mungkin dia akan bercerita semuanya, lebih dari ucapan semata ( halaman 161 )
                Kelebihan lainnya, novel perdana Koko Ferdie ini Cover bukunya menawan, lay-outnya cantik dan kertasnya berkualitas
                Sedikit catatan, ada beberapa Typo atau kesalahan penulisan misalnya
1.       Gea merasa bernasib sial selalu dating menghampirinya, terutama setelah bertemu cowok Defan ( seharusnya cowok bernama Defan ) , halaman 63
2.       Suara gela tawa ( seharusnya gelak tawa ), halaman 78
3.       Devan adalah… ( seharusnya Defan ), halaman 107

Secara keseluruhan novel ini cukup bagus dan sayang untuk dilewatkan terutama remaja ataupun penyuka novel-novel remaja. Selamat membaca

Tidak ada komentar:

Posting Komentar