Menulis untuk berbagi. Menulis yang ingin ditulis

Total Tayangan Halaman

Sabtu, 06 Juli 2013

Tahrib Ramadhan dari Ustd Teguh


Tak terasa hampir dua tahun saya mengikuti kajian ke islaman di masjid Islamic Center, Pakembaran, Slawi setiap senin malam. Yang membuat saya betah, bertahan karena Ustad Teguh dalam mengisi acara santun dan semangat beliau yang patut ditiru. Beliau selalu datang meski  hujan atau listrik padam sekalipun, sementara jamaahnya suka malas kalau gerimis atau listrik padam. Selain itu, beliau juga selalu up to date, menyesuaikan moment dalam menyampaikan materi. Seperti minggu lalu, yang seharusnya menyelesaikan tafsair surah yasin diganti tahrib ramadhan. Sengaja saya posting, semoga bermanfaat, minimal mengingatkan diri.

Puasa artinya menahan

Puasa itu tidak hanya menahan diri dari makan minum, puasa juga menahan diri semua anggota tubuh dari perbuatan dosa

Jiwa itu Allah ilhami dua jalan. Jalan takwa dan jalan futur

Beruntunglah orang-orang yang berusaha mensucikan jiwanya

Kalau kita ingin takwa,yang ditahan tidak hanya makan,minum tetapi juga gejolak nafsu futur

Sesungguhnya ketika kita ingin mengolok-olok muslim lain sama dengan mengolok-olok diri sendiri, karena sesama muslim itu sejatinya satu tubuh

Kalau kita tidak bisa menahan lidahnya dari mencela dll, bisa jadi puasanya tidak batal tapi tak dapat pahala dari puasanya

Stop jangan Suudzhon

Adanya gibah karena kita mencari-cari kelemahan orang lain

Buat apa puasa kalau makan bangkainya sendiri

Hikmah puasa munculnya jiwa sosial yang tinggi karena dia merasakan betapa beratnya menahan haus dan lapar.

Esensi puasa,  stop dari segala maksiat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar