Menulis untuk berbagi. Menulis yang ingin ditulis

Total Tayangan Halaman

Rabu, 01 Mei 2013

Maafkan Saya Ustaz ( Obituari Uje )



Sependek pengetahuan saya, nama Uje aka Ustaz Jefri Al Bukhari mulai dikenal publik luas sekitar tahun 2005-an bertepatan booming sinetron islami beraroma azab. Sosoknya yang ganteng sesekali muncul di awal atau di akhir untuk memberi kesimpulan sinetron yang sebagian besar ceritanya diangkat dari sebuah majalah islam berformat digest.
Tak hanya muda dan ganteng, cara berdakwah beliau yang semangat, bahasa yang dipakai saat ceramah mudah dipahami plus di selingi bahasa gaul membuat Uje disukai berbagai kalangan terlebih kaum muda
Sudah menjadi budaya kita, ketika seseorang  yang menjadi terkenal kemudian dikuak pula sisi-sisi paling pribadinya. Pun demikian dengan Uje. Semua mendadak tahu kalau beliau adalah mantan artis, model, beliau juga mantan pecandu narkoba yang kemudian berhijrah.
Selain sisi pribadinya, orang-orang yang populer  ketika berkata, bertindak atau pakaian yang dikenakan menjadi trensetter. Maka mengemukalah baju koko atau peci ala Uje
Tapi tak ada gading yang tak retak. Pun demikian dengan Uje. Beliau banyak yang mengkritik ketika mendendangkan salawat yang nadanya menggubah dari lagu Jablay-nya Titi Kamal. Beliau juga kerap dikritik karena meski ustaz bergaul dekat dengan para pekerja dunia hiburan ( baca selebriti )
Dan saya yang daif ini juga pernah sedikit kurang suka cara bersyiar Uje. Saat ayahanda Abizar ini ke Tegal hati ini tak bergerak mendatangi tabligh akbar dalam rangka HUT Kab Tegal kala itu. Padahal ketika Ust Arifin Ilham ke Margasari, saya bela-belain datang sampai-sampai bolos kerja karena acaranya pagi. Jauh pula dari tempat tinggal saya.
Bahkan ketika jumat 26 April, ketika adik saya sms berita kematian beliau, meski kaget saya tak sesedih atau seterharu saat mendapat berita meninggalnya Chrisye, Rendra, Pak Harto, Bu Ainun ataupun ust Zainudin MZ. Meski banyak melihat berita baik media online maupun cetak saya tak juga merasa kehilangan sosoknya
Maha Suci Allah, ketika malam senin lalu, secara tak sengaja melihat tayangan Just Alvin, Metro TV, episode Selamat Jalan Uje, mata saya mendadak berkabut melihat, mendengar kesaksian kakak kandung Uje, Nia Paramita, Adis Adelia, Wanda Hamidah tentang sosok sahabat mereka yang ternyata santun, rendah hati dan ringan sedekah. Mata saya benar-benar basah saat Just Alvin menyiarkan kesan-kesan Pipiek Dian Irawati (isteri Uje ) tentang pasangan jiwanya.
Mata saya terbuka . Yang gemar menyaksikan konser-konser musik atau pekerja dunia hiburan juga punya hak mendapat cahaya. Lihat saja sosok Adis Adelia, Nia Paramita, Rachel Maryam dan lainnya. Mereka sekarang jauh lebih baik dan konsisten mengenakan hijab.
Maafkan saya ustaz. Selamat jalan, selamat berjumpa dengan Allah dan Rasulullah tercinta.

2 komentar:

  1. orang yg lg tenar, seringkali mendapat cibiran2 dr bbrpa orang. pdhl jk mau melihat lbh teliti ttg org yg dicibir, mgkn kita yg malu sndri.

    BalasHapus
  2. Iya benar sekali. terimakasih sudah mampir dan berkomentar.

    BalasHapus