Menulis untuk berbagi. Menulis yang ingin ditulis

Total Tayangan Halaman

Rabu, 24 Oktober 2012

Menjelajah Galaksi Cinta, Galaksi Kinanthi..

"Nanti, kalau kita ndak bersama lagi, terus kamu cari aku, kamu lihat saja kelangit sana, Thi. Cari bubuk penceng. Dibawahnya ada Galaksi yg tidak terlihlat . Namanya Galaksi Cinta. Aku ada disana"
Entah mengapa kata yang dilafalkan tokoh Ajuj kecil dalam novel Galaksi Kinanthi begitu membetot perhatian saya. Kata- kata ini juga saya jadikan kunci ketika tokoh utama dalam hal ini Kinanthi mengalami fase tragis seorang korban Traficking.

Membaca novel yang ditulis oleh Tasaro Gk ini, saya seolah kehilangan kontrol, imun atau apalah namanya. Jujur setiap membaca novel biasanya saya selalu bisa menyuruh kata hati agar jangan terlaru larut dalam penceritaan penulis. Tapi menyelami kisah Kinanthi pertahanan saya jebol. Berkali- kali saya memejam mata, melempar novel terbitan Salamadani ini dan menarik nafas panjang. Memejam mata ketika Kinanthi akan terperangkap dalam muslihat tokoh lain, membuang jika benar-benar tokoh Kinanthi terjerembab muslihat serta menarik nafas manakala Kinanthi lolos dari lubang jarum. Seberapa dahsyat novel yang dicetak pertama pada Januari 2009 ini?
 Seting Galaksi Kinanthi bermula di daerah Gunung Kidul Yogyakarta tahun 1980-an. Gunung Kidul yang miskin, kering baik geografis maupun ilmu. Dari sinilah semua orang menentang persahabatan antara Kinanthi dan Ajuj. Maklum Ajuj anak rois sementara Kinanthi anak penjudi, Ibunnya dikenal sebagai perempuan bawaleuan alias perempuan pembawa sial karena setiap orang yang menikah dengan simbok Kinanthi selalu meninggal dunia. Demi memisahkan mereka, orangtua Kinanthi terpaksa menukar Kinanthi dengan 50 kg beras. Dari Gunung Kidul menuju Bandung. Di sini Kinanthi bersahabat dengan Euis dan Gesit tapi kedua sahabatnya meninggal dengan cara tragis. Euis menghembuskan nafas terakhir ditangan perampok setelah dirampas uang dan kehormatannya. Gesit meninggal dengan gantung diri sehari setelah berusaha minta maaf pada Kinanthi karena sempat berniat merenggut kesucian Kinanthi yang masih kelas 2 SMP.Setelah kejadian tragis ini pak Edi ( yang membeli Kinanthi dari ortu) dan istrinya memperlakukan  Kinanthi seperti hewan. Diberi jatah makan dari nasi sisa belum lagi kekerasan Fisik. Dari kota kembang menuju Jakarta menuju Riyadh berlanjut ke Kuwait hingga akhirnya terdampar di AS. Dari tempat satu ketempat lain, dari satu kota ke kota lain, dari negara satu ke negara lain, Kinanthi tidak ubahnya barang yang mudah berpindah tangan setelah tawar menawar harga disepakati. Kinanthi juga diperlakukan seperti budak yang tak luput dari kekerasan fisik bahkan percobaan kekerasan seksual.
Kelebihan novel ini menurut saya pada diksi, alur, plot yang kuat serta konflik yang terjaga (
terutama 200 halaman pertama). Kelebihan lain...banyak. Seting tahun tahun 1980an melemparkan saya ke masa-masa awal di bangku sekolah dasar. Terutama tentang Yuyu, Saur Sepuh dan Undur- undur
Yuyu : Saya sering ikut - ikutatan mencari di tepi -tepi sungai yang berlumpur. Dan saya kesulitan membedakan mana jenis yuyu yang bisa di konsumsi atau yuyu lainnya
Saur sepuh ; Begitu sandiwara radio Saur sepuh di singgung penulis, saya jadi ingat siapa pengisi suara sandiwara yang begitu populer pada akhir dekade 80 an. Mulai dari Feri Fadli ( Brama Kumbara), Ely Ernawati ( Mantilli), Ivone Rose ( Lasmini), Crish Uspon ( Bentar), Novia Kolopaking ( Dewi Anjani). Saya ingat betul, setiap jam istirahat saya dan teman-teman kerap nebeng dengar radio di tetangga sekolah. Setelah itu kalau menuju kelas kami berteriak ciat- ciat ( biasanya di lafalkan Mantili si pedang setan) atau menirukan suara Brama Kumbara menunggang kuda.
 undur-undur : Ketiaka itu ada tetangga sepuh yang kakinya bengkak, sulit jalan, latah yang suka menelan serangga ini hidup-hidup. Bagi saya hal ini sangat menakjubkan. Sekarang saya tahu Undur-undur di jadikan obat alternatif Diabetes Melitus ( Terlepas benar atau tidak)
Kelebihan lain novel ini sangat humanis. Semua tokoh mempunyai dua sisi berbebedadan keberubahan karakter di buat penulis dengan logis, masuk akal. Misal ayah Ajuj yang rois sombong bahkan di tangkap basah sedang berzina hal ini disebabkan ketika memimpin ritual ibadah si rois kerap melakukan praktek ibadah yang mendekati musyrik.
 Meski diakhir-akhit bab, alur tidak secepat pada bab awal saampai tengah, tetapi bukan berarti kehilangan daya kejut. Misal, Kinanthi yang lahir muslim ketika di Riyadh, Kuwait, AS berjilbab di bab akhir Kinanthi berubah menjadi tokoh yang kehilangan keyakinan padahal ketika di AS ia di tolong oleh dua aktifis muslimah asal Indonesia dan Mesir.
Terakhir  benar  kata DEE novel Galaksi Kinanthi membahas cinta, sosial, persahabatan dan spritual pada persinggungan yang pas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar