Menulis untuk berbagi. Menulis yang ingin ditulis

Total Tayangan Halaman

Selasa, 23 Oktober 2012

Lima tahapan menjadi penulis

Nama Naning Pranoto tidak asing lagi di dunia kepenulisan terutama bagi teman- teman yang pernah berpartisipasi event atau lomba cipta cerpen remaja yang diadakan Rohto Group. Ya penulis cerpen dan novel yang kerap membagi ilmu kepenulisannya ke sekolah- sekolah ini adalah salah satu juri lomba kepenulisan yang pesertanya mencapai 8000 pada tahun 2011 lalu. Menurut beliau, untuk mejadi penulis kita harus melewati lima tahap.

Dan tahapan untuk menjadi penulis ini  , saya sari dari tabloid Nova edisi tanggal 28 Mei 2012. Semoga berkenan, semoga bermanfaat.

Tahap Perama. Meliputi tekad mantap dan mau melakukan praktek menulis secara berkesinambungan, banyak membaca, banyak bergaul dan bersosialisasi untuk menyelami kehidupan yang lebih baik, mempelajari bahasa dengan memahami kosakata sebagai media menulis, mempunyai sarana untuk menulis ( kalau ndak ada lepi, komputer, buku tulis atau kertas belanja plus alat tulis pun jadi ), bertekad kuat menulis karya bermutu

Tahap Kedua. Meliputi materi yang akan ditulis. Maksudnya hendak menulis fiksi ataukah nonfiksi

Tahap ketiga. Menulis yang baik. Artinya menulis dengan penggunaan kata, kalimat, tanda baca yang baik serta bahasa yang enak dan menyentuh. Untuk tahap itu, anda bisa belajar dengan lembaga kepenulisan atau bisa juga melalui buku- buku teori creatif writing

Tahap Keempat. Menyosialisasikan karya. Salah satu cara yang paling sederhana, murah adalah dengan membuat blog atau catatan di laman Facebook.

Tahap Kelima. Mempromosikan buku. Jangan biarkan buku anda berjuang sendiri di toko buku. Caranya dengan memanfaatkan media sosial seperti FB, Twiter ataupun Sms.

Oiya pesan dari Bu Naning, untuk menjadi penulis, jangan buru- buru berpikir soal honor dari tulisan. " Nama tenar dan materi hanya imbas dari profesi sebagai penulis yang penting cobalah berkarya dulu "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar